Ku Ucapkan Selamat Untukmu

Hari ini Ahad, di penghujung akhir bulan Dzulhijjah 1427 H dari hijrahnya Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam, bertepatan dengan tanggal 21 Januari 2007. Kita dimudahkan oleh Allah azza wa jalla untuk hadir di rumah Allah azza wa jalla di saat banyaknya orang yang tidak dimudahkan untuk hal yang seperti ini.

Mungkin tetangga, hari ini dia telah mandi, mengokohkan diri, berangkat keluar rumah mencari dunianya dan telah berlalu 3 jam dia mencari dunia. Ada yang mendapatkan 10.000 rupiah, ada yang mendapatkan 20.000 rupiah, ada yang mendapatkan 300.000 rupiah, ada yang mendapatkan 1 juta atau bahkan ada yang mendapatkan 1 milyar. Akan tetapi, tidak ada kebahagiaan seorang muslim ketika dia mendapatkan dunia dengan segala isinya, hanya untuk hadir di tempat yang seperti ini (majelis ilmu).

Tidak ada kebahagiaan seorang muslim, ketika seluruh alam bertasbih mendoakan keberkahan, kesejahteraan dan kebahagiaan di dalam hidupnya. Hanya kita tidak mengenal, hanya tahu kita apa yang kita ambil dengan tangan dan kita hitung lembaran-lembarannya dengan tangan kita, itulah yang kita anggap sebuah keberuntungan. Akan tetapi, betapa banyak keberuntungan yang kita tidak pernah menghitungnya padahal itu adalah sebuah keberuntungan.

Kehadiran bapak-bapak dan ibu-ibu detik ini, menit ini sudah menuai keuntungan yang tidak sebanding dengan orang yang bekerja puluhan tahun. Bukankah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sang Nabi yang jujur yang tidak pernah kita dustakan ucapannya telah bersabda,

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mengajarkan satu dan lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dinaungi rahmat, akan dikeliling para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya.” (HR. Muslim, no. 2699)

Maka, saya (penulis) katakan selamat kepada Anda duhai para penuntut ilmu. Berbahagia dan istiqamahlah Anda.

~

Simak selengkapnya pada rekaman kajian Ustadz Armen Halim Naro rahimahullah, dengan judul Menuju Cara yang Benar disini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s